Mengenal Ivermectin, Obat Anti Parasit yang Digadang-gadang Menjadi Obat Covid-19

  • Whatsapp
Mengenal-Ivermectin-Obat-Anti-Parasit-yang-Digadang-gadang-Menjadi-Obat-Covid-19
Foto dari Canva Pro

Ivermectin tablet baru-baru ini ramai diperbincangkan, karena obat ini dinilai punya efektivitas untuk mengobati Covid-19. Namun, penggunaannya sebagai obat untuk virus Covid-19 masih menuai kontroversi, sebab tingkat kesuksesannya masih tidak diragukan dan belum ada kepastian mengenai efektivitasnya. Namun, masih belum banyak yang mengetahui mengenai obat Ivermectin ini.

Sebenarnya, Ivermectin bukanlah obat baru. Obat ini sudah dikenal sejak lama dan digunakan sebagai obat pembasmi cacing parasit pada tubuh manusia maupun hewan. Bahkan kemampuannya juga digunakan untuk mengatasi infeksi kutu dan tungau, juga penyakit kudis. Untuk lebih jelasnya, berikut informasi mengenai obat Ivermectin.

Fakta Penting Seputar Ivermectin

Beberapa waktu lalu, dilakukan penelitian terhadap Ivermectin dan hasil penelitian menunjukkan obat ini mampu menurunkan jumlah virus Corona pada sel yang terinfeksi. Benarkah demikian? Mari simak fakta penting mengenai Ivermectin berikut ini:

1. Ivermectin Sebagai Antivirus

Selama ini Ivermectin memang dikenal sebagai obat cacing dan juga pembasmi kutu. Namun, setelah adanya penelitian menunjukkan adanya efektivitas ditunjukkan Ivermectin untuk mengatasi berbagai virus, seperti virus Zika, influenza, chikungunya, dan dengue.

Kemudian dilakukan juga penelitian dengan mengkombinasikan ivermectin dengan doxycycline. Ternyata kombinasi keduanya dapat bekerja dengan baik untuk mempercepat proses penyembuhan Covid-19.

2. Potensi Ivermectin Sebagai Obat Covid-19

Ivermectin tablet saat ini masih belum ditetapkan sebagai obat Covid-19. Namun, penelitian terus dilakukan untuk mengetahui seberapa tinggi potensi obat ini untuk dijadikan sebagai obat virus Corona.

Di Indonesia sendiri Kementerian Kesehatan sudah membentuk tim gugus tugas untuk melakukan penelitian mengenai efektivitas Ivermectin terhadap virus Covid-19. Uji klinis yang dilakukan untuk memastikan seberapa tinggi potensi manfaat dan keamanan obat ini terhadap virus Covid-19.

3. Ivermectin Tidak Boleh Dikonsumsi Tanpa Resep Dokter

Meskipun sudah ada penelitian yang membuktikan adanya efek positif Ivermectin untuk mengobati pasien Covid-19, tapi bukan berarti Anda bisa dengan aman mengonsumsinya.

Saat ini, penjualan ivermectin masih belum diawasi dan masih dapat dibeli bebas di apotek maupun toko daring. Namun, untuk penggunaannya jangan dilakukan secara asal. Apalagi jika digunakan oleh pasien Covid-19.

Untuk konsumsi obat ini sebagai obat Covid-19 diperlukan rekomendasi dan resep dari dokter dengan dosis yang sesuai. Jadi, tidak bisa dikonsumsi sembarangan, apalagi untuk ditimbun dengan tujuan mencari keuntungan semata.

4. Efek Samping Penggunaan Ivermectin

Sama seperti obat kimia pada umumnya, selalu ada efek samping yang mungkin muncul akibat penggunaan obat. Penggunaan Ivermectin juga dapat memberikan beberapa efek negatif, seperti ruam kulit, wajah bengkak, pusing, kejang, gangguan saraf, juga gangguan pencernaan, seperti mual, muntah, nyeri pada perut, dan lain sebagainya.

Jika mengonsumsi obat ini tanpa rekomendasi dokter dan dengan dosis sembarangan, maka efek samping yang sudah disebutkan sebelumnya sangat mungkin terjadi, bahkan bisa memiliki efek lebih besar jika konsumsi diteruskan dalam jangka panjang.

Penelitian terus dilakukan mengenai efek Ivermectin terhadap virus Covid-19. Masih dikaji apakah ada risiko efek samping dari penggunaan obat yang masuk daftar obat keras ini. Apalagi jumlah dosis untuk masing-masing pasien akan berbeda sehingga perlu diteliti lagi efektivitasnya.

Oleh sebab itu, BPOM masih melakukan penelitian menyeluruh sebelum memberikan izin edar Ivermectin untuk Covid-19. Masyarakat juga diimbau untuk menggunakan Ivermectin tablet hanya setelah mendapatkan rekomendasi dari dokter. Jika memang diperlukan Anda bisa membeli Ivermectin di apotik maupun marketplace.

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *